emperror

Dari shouwa ke heisei

Kaisar Shouwa mangkat pada tanggal 7 January 1989. Pada hari itu, kaisar baru(Akihito) dinobatkan dan pada hari itu juga berakhirlah nama Zaman Shouwa. Pada hari itu, ditetapkan zaman baru “Heisei” yang mulai digunakan sejak tanggal 8 January.

Hari mangkatnya Kaisar dan juga hari berikutnya, acara biasa siaran televisi dan iklannya juga tidak muncul. Ada orang yang menganggap program televisi tersebut membosankan karena hanya menayangkan siaran mengenang Kaisar Shouwa atau tentang Kaisar yang baru. Cukup banyak orang yang menelepon ke stasiun televisi menanyakan, “mengapa acara biasa di hentikan?”

Sebaliknya, mereka yang menuju istana atau tempat lain untuk mengisi buku sebagai tanda rasa belasungkawa melebihi 2 juta orang. Tambahan pula, seperti yang tidak lazim tampak dalam hari besar, banyak bendera hinomaru yang dipasangi pisang hitam tergerek setengah tiang.

Kedaan kesehatan Kaisar Shouwa pada September tahun sebelumnya kian memburuk. Karena cukup banyak masa untuk persiapan, setelah mangkatnya Kaisar, segera saja buku~buku yang memuat kilas balik Shouwa menggunung ditumpuk dibagian depan toko buku. Tetapi, meskipun penamaan zaman berganti, bukan dengan sendirinya zaman berubah segera.

Surat kabar dan televisi melakukan wawancara mengenai suka atau tidaknya mengenai nama yang disebut “Heisei”. Tidak pelak lagi, mengingat “Heisei” merupakan nmaa yang asing sampai waktu itu, banyak orang yang merasa tidak menyenanginya. Oleh karena itu, ada orang yang menyatakan, “rasa~rasanya asing, saya lebih menyukai shouwa”. Nama itu kalau sudah lama di gunakan akan menjadi biasa dan tidak ada gunanya lagi dipikirkan.

Bisa ditegaskan bahwa dengan berkisarnya waktu, nama Shouwa seperti juga nuansa dari “Meiji” dan “Taishou” akan terasa menjadi kuno. Meskipun disayangkan bagi orang yang terlahir pada Zaman Shouwa, sudah pasti datangnya zaman yang merujuk pada kelahiran pada Zaman Heisei dan apa~apa yang tercipta pada Zaman Heisei adalah sesuatu yang baru.
Tetapi, Zaman Heisei akan menjadi zaman apa dan apa yang harus kita lakukan merupakan sesuatu yang lumrah untuk direnungkan.

“bahasa jepang”
Shouwa Tennou ga senkyuuhyaku hachijyuukyuunen (Shouwa rokujyuuyonnen) ichigatsu nanoka ni okakure ni natta (nakunatta). Sono hi ni atarashii tennou (Akihito) ga sokui shi, “Shouwa” no gengou ha kono hi ni de owatta. Kono hi ni, atarashii gengou “Heisei” ga kimerare, ichigatsu youka kara tsukawareru koto ni natta.
昭和天皇が千九百八十九年『昭和六十四年』一月七日にお隠れに成った『亡くなった』. その日に新しい天皇『明仁』が即位し, 『昭和』の元号はこの日にで終わった. この日に, 新しい元号『平成』 が決められ, 一月八日から使われる事に成った.

Tennou ga nakunatta toujitsu to tsugi no hi ni ha, terebi no housou kara, futsuu no bangumi ha kie, koma~sharu mo nakunatta. Shouwa tennou wo shinobu bangumi ya, atarashii Tennou ni tsuite no bangumi dake ni natta no de, tsumaranai to omotta hito mo ita. Terebikyoku ni ha “Naze futsu no bangumi wo yamete shimatta no ka” to iu denwa wo kaketa hito ga kanari atta.
天皇が亡くなった当日と次の日は, テレビの放送から, 普通の番組は消え, コマ~シャルも無くなった. 昭和天皇をしのぶ番組や, 新しい天皇についての番組だけに成ったので, つまらないと思った人もい. たテレビ局には『なぜ普通の番組を止めてしまったのか』と言う電話をかけた人がかなりあった.

Shikashi, choui wo arawasu tame ni, koukyo nado he kichou ni itta hito no kazu mo nihyakumannin wo koeta. Mata, itsumo no shukujitsu de ha amari mirarenakatta hinomaru no hata mo, kuroi ribon wo tsukete, hanki ni shite kakageru tokoro ga ookatta.
Shouwa Tennou no youdai ga, zennen kugatsu ni akka shite kara, kanari no jyunbi kikan ga atta node, Tennou hougyo no ato, sugu ni Shouwa wo furikaeru shuppanbutsu ga, yama no you ni, shoten no tentou ni tsumiagerareta. Shikashi, nengou ga kawatta kara to itte, sugu ni jidai ga kawaru mono de ha nai.
しかし, 弔意を表すために, 皇居などへ記帳に行った人の数も二百万人を超えた. また, いつもの祝日ではあまり見られなかった日の丸の旗も, 黒いリボンをつけて, 半期にして掲げる所が多かった. 昭和天皇の容体が, 前年九月に悪化してから, かなりの準備期間があったので, 天皇崩御の後, すぐに昭和を振り返る出版物が, 山のように, 書店の店頭に積み上げられた. しかし, 年号が変わったといって, すぐに時代が変わものではない.

Shinbun ya terebi de ha, “Heisei” to iu namae ni tsuite suki ka kirai ka intabyu~ shitari shite iru. Mochiron heisei ha ima made najimi ga nakatta namae da kara, ooku no hitobito ni ha iwakan ga aru. Dakara “Nan to naku najimenai, Shouwa no hou ga suki” nado to iu hito mo iru ga, namae to iu mono ha, nagai aida tsukatte ireba, narete kuru mono de, imi wo kangaete mo shikata ga nai.
新聞やテレビでは, 『平静』と言う名前について好きか嫌いかインタビュ~したりしている. もちろん平静は今までなじみが無かった名前だから, 多くの人々には違和感がある. だから『なんとなくなじめない, 昭和の方が好き』などと言うひともいるが, 名前と言うものは, 長い間使っていれば, 慣れてくるもので, 意味を考えてもしかたがない.

Kakujitsu ni ieru koto ha, toki ga tateba, Shouwa ha, ima no “Meiji” ya “Taishou” ga motte iru ime~ji to onaji you ni, furui kanji ni natte kuru to iu koto de aru. Shouwa umare no hito ni ha zannen da ga, Heisei umare, Heisei ni dekita mono ga atarashii to iu jidai ha kakujitsu ni yatte kuru. Shikashi, Heisei Jidai ga dou iu jidai ni naru ka ha, watashitachi ga nani wo suru ka ni yoru ha iu made mo nai.
確実に言える事は, 時がたてば, 昭和は, 今の『明治』や『大正』がもっているイメ~ジと同じように, 古い感じに成ってくると言う事である. 昭和生まれの人には残念だが, 平成生まれ, 平成に出来たものが新しいと言う時代は確実にやってくる.しかし, 平成時代がどう言う時代に成るかは, 私達が何をするかに寄るは言うまでもない.

About bambang7714

来年もいい事ありましょうに 今まで独身ですが早く結婚したいと思いました. Suka sekali dengan kebudayaan Jepang, dan saat ini saya mengajar sebagai guru bahasa Jepang di kota Surabaya. (電話番号=0315966492又 は=03171744155/085655445177). Untuk yang ingin mengambil jurusan sastra jepang dapat belajar bahasa jepang dari dasar. Pembukaan les privat atau group untuk siswa smp~kuliah dan umum dimulai hari senin~hari sabtu. Dari pukul 9:00~20:00.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s